Jumat, 10 April 2015

Ubah-lah Pemikiran bahwa Lahan Pertanian adalah Pabrik

Bila lahan pertanian dianggap sebagai pabrik, produktivitas pun akan berkelanjutan

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Dalam seminar bertema "Upaya Mewujudkan Kedaulatan Pangan dengan Spirit Indonesia Incorporated", Rabu (8/4) di Jakarta, Sekjen Kementerian Pertanian Hari Priyono mengungkapkan, untuk mencapai kedaulatan pangan, lahan pertanian harus dianggap sebagai sebuah pabrik. Sebab, jika lahan pertanian dianggap sebagai sebuah pabrik, otomatis segala upaya akan dilakukan demi mencapai hasil maksimal, serupa pabrik. 

"Agar lahan pertanian bisa berproduksi layaknya sebuah pabrik, faktor-faktor yang berhubungan dengan sektor pertanian harus berkepastian. Mulai dari bibit, benih, irigasi, hingga sarana dan prasarana yang melingkupinya," jelas Sekjen Kementerian Pertanian tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Hari juga menegaskan, sampai dengan saat ini, lahan pertanian hanya bertaraf pada pengelolaan sumber daya saja, belum menuju ke arah pencapaian produksi yang maksimal. Misalnya saja, banyak petani yang merencanakan produksi hanya pada awal Oktober ataupun April saja, yang merupakan datangnya musim penghujan. 

"Padahal bila dilihat, adanya fungsi saluran irigasi adalah sebagai sarana pengairan lahan pertanian, di saat hujan tak kunjung turun. Ada baiknya, petani yang lahan pertaniannya berada di dekat saluran irigasi, tak hanya di awal Oktober ataupun April saja, namun berkelanjutan di bulan-bulan yang lain," tambahnya.

Penulis :               -
Editor    :               Christophorus Aji Saputro